Publish: 3 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sen, 3/8/26] Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim SRIKANDI yang beranggotakan Luthfi Khairunnisa, mahasiswa Program Studi Sosiologi, dan Mardya Naura Athira Mumtaz, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional angkatan 2025, berhasil meraih Juara 3 dalam LENSA #12 (Lomba Esai Nasional) yang diselenggarakan Social Community of Research and Empowerment (SCREEN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kompetisi nasional tersebut berlangsung pada 15–25 Juli 2026 untuk tahap penyisihan. Babak final yang meliputi presentasi finalis dan awarding digelar pada 29–30 Juli 2026 di Gedung IsDB FISIP UNY.
LENSA #12 mengusung tema “Pemberdayaan Inovasi Pemuda: Aksi Kolaboratif dalam Mengakselerasi Capaian Global Sustainable Development Goals (SDGs)”. Kompetisi ini menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyampaikan gagasan kritis dan inovatif terkait persoalan sosial serta pembangunan berkelanjutan.
Bagi Luthfi dan Naura, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut berawal dari keinginan mencoba lomba esai sekaligus memanfaatkan masa libur perkuliahan untuk memperoleh pengalaman baru. Keduanya telah berteman sejak SMA dan sebelumnya pernah mengikuti kompetisi pada bidang berbeda. LENSA #12 menjadi kesempatan bagi keduanya untuk kembali berkolaborasi dan mengembangkan gagasan secara lebih serius.
Perjalanan menuju babak final tidak berlangsung mudah. Menjelang batas akhir pengumpulan, keduanya mengetahui bahwa inovasi yang semula ditawarkan dalam esai telah dikembangkan oleh pihak lain. Kondisi tersebut membuat mereka harus merombak gagasan dan menyusun kembali esai dalam waktu terbatas.
Dengan memanfaatkan masa perpanjangan yang diberikan panitia, Luthfi dan Naura menyelesaikan esai dari pagi hingga malam di tengah kesibukan perkuliahan dan aktivitas lainnya. Esai tersebut akhirnya dikirim sekitar pukul 22.00 pada hari terakhir pengumpulan, dengan waktu tersisa kurang dari dua jam sebelum batas akhir.
Setelah dinyatakan lolos sebagai finalis, perjuangan berlanjut dengan penyusunan infografis dan persiapan presentasi di Yogyakarta. Dalam tahap tersebut, keduanya mendapat pendampingan dari Salsabila Damayanti, S.Sosio., M.Sosio., dosen FISIP Unsoed, terutama dalam mempersiapkan materi presentasi.
“Dari sini kami melihat bahwa tekanan ini yang menjadikan kami kuat, because pressure is privilege. Kami tetap bersemangat dan percaya pada perjuangan yang sudah kami jalankan. Saat presentasi, kami sudah bertawakal kepada Tuhan dan percaya bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan merupakan bagian dari proses untuk mewujudkan sebuah mimpi,” kata Luthfi.
Menurutnya, capaian Juara 3 tidak hanya menjadi hasil akhir kompetisi, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menyampaikan gagasan di hadapan publik.
Keikutsertaan dalam LENSA #12 juga mencerminkan semangat SDG 4: Quality Education melalui pengembangan literasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pengalaman belajar mahasiswa di luar ruang kelas.
Luthfi dan Naura berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan dan mengikuti berbagai kompetisi. “Jangan takut untuk mencoba hanya karena merasa belum cukup hebat. Kita tidak pernah tahu akan sejauh apa sebuah langkah kecil membawa kita. Teruslah berkarya, terus berani mencoba, dan nikmati setiap prosesnya,” pesan mereka.
Prestasi Tim SRIKANDI sekaligus memperkuat kontribusi FISIP Unsoed dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman akademik dan kompetisi di tingkat nasional.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




