Published: 11 September 2026 - 07:00 WIB - Views: 0 views
[unsoed.ac.id, Jum, 11/9/26] Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Mardika Nur Wahid, berhasil meraih Juara 2 pada tangkai lomba Keroncong Putra dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026 yang berlangsung di Jember, 7–10 September 2026. Mardika menjadi satu-satunya delegasi dari Unsoed yang mewakili Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah pada ajang seni mahasiswa tingkat nasional tersebut.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed angkatan 2022 itu bersaing dengan 21 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Capaian tersebut sekaligus mengulang prestasi Juara 2 yang diraih delegasi Unsoed pada tangkai lomba yang sama dalam Peksiminas dua tahun sebelumnya.
Bagi Mardika, pencapaian tersebut merupakan buah dari proses panjang dan kesempatan untuk membawa nama Jawa Tengah sekaligus Unsoed di tingkat nasional. Ia mengaku bersyukur dapat menjalankan amanah sebagai delegasi hingga berhasil meraih prestasi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur telah diberikan amanah untuk mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional. Bisa meraih Juara 2 tentu menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman yang sangat berarti bagi saya,” ujar Mardika.
Perjalanan Mardika menuju Peksiminas 2026 tidak terlepas dari keputusan untuk menunda kelulusan. Langkah tersebut diambil agar ia dapat fokus mengikuti proses persiapan dan kompetisi. Keputusan itu akhirnya terbayar dengan capaian di tingkat nasional.
Dalam persiapannya, Mardika mendapatkan pendampingan dari dosen pendamping, Dr. Endang Ariyani. Proses bimbingan dilakukan secara intensif untuk mempersiapkan penampilan, baik dari sisi teknik maupun kesiapan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
Mardika menilai pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya. Menurutnya, dukungan dan arahan yang diberikan selama proses persiapan membantu dirinya tampil lebih percaya diri dalam kompetisi.
“Prestasi ini tidak saya raih sendiri. Ada proses latihan, bimbingan, dukungan, dan doa dari banyak pihak. Pendampingan dari Ibu Dr. Endang Ariyani juga sangat berarti bagi saya dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ini,” katanya.
Capaian Mardika menambah deretan prestasi mahasiswa Unsoed di bidang seni sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui bidang akademik, tetapi juga melalui seni dan kreativitas.
Mardika berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Unsoed lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Saya berharap semakin banyak mahasiswa Unsoed yang berani mencoba, berproses, dan tidak mudah menyerah. Setiap proses pasti memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga,” pungkasnya.

