Publish: 27 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 27/10/26] Galeri Investasi (GI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) turut mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui partisipasi dalam puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto ini berlangsung di Rita Supermall Purwokerto, Sabtu (24/10/2026), dengan menghadirkan beragam edukasi dan layanan keuangan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas”, kegiatan yang dikemas dalam Financial Expo (FINEXPO) 2026 ini menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak.
Berbagai agenda dihadirkan untuk menarik partisipasi masyarakat, mulai dari pameran lembaga jasa keuangan, talkshow finansial, layanan pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) secara gratis, kompetisi kreatif, hingga bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kemeriahan acara juga dilengkapi pertunjukan hiburan dan pembagian doorprize bagi pengunjung.
Ketua Panitia, Bagas Gumintang, M.B.A., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif.
“Berbagai program dihadirkan, mulai dari pameran lembaga keuangan formal, talkshow finansial yang informatif, fasilitas layanan pengecekan SLIK secara gratis, aneka kompetisi kreatif, hingga bazar produk UMKM lokal,” ujarnya.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah partisipasi BEI bersama GI FEB Unsoed dalam memberikan edukasi investasi kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga pasar modal dan perguruan tinggi untuk memperluas akses informasi mengenai investasi yang aman, rasional, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui stan edukasi yang tersedia, tim GI FEB Unsoed bersama BEI memberikan informasi dan pendampingan langsung mengenai instrumen investasi di pasar modal, prosedur pembukaan rekening efek, serta pentingnya membangun pola pikir investasi yang rasional. Masyarakat juga memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat mekanisme investasi dan memahami hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan keuangan.
Keterlibatan mahasiswa dan akademisi dalam kegiatan ini sekaligus memperluas peran perguruan tinggi dalam menyebarluaskan pengetahuan keuangan kepada masyarakat. Edukasi yang sebelumnya diperoleh di lingkungan akademik dapat diterapkan secara langsung melalui interaksi dengan masyarakat.
Selain memperkenalkan peluang investasi, edukasi tersebut juga penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran investasi ilegal. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko, memeriksa legalitas penyedia layanan, serta mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui momentum Bulan Inklusi Keuangan 2026, sinergi OJK, BEI, lembaga jasa keuangan, perguruan tinggi, dan pelaku UMKM diharapkan terus berkembang. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin sadar finansial, memperluas pemanfaatan layanan keuangan formal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




