Publish: 21 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 20/10/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memperkuat dukungan terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi melalui layanan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa sebagai pusat pelaksanaan tes Test of English as a Foreign Language Internet-Based Test (TOEFL iBT). Komitmen tersebut disampaikan dalam sosialisasi bertajuk “Master the TOEFL iBT: The World's English Test” yang diselenggarakan UPA Bahasa Unsoed bersama Indonesian International Education Foundation (IIEF), Selasa (20/10/2026), di Ballroom Gedung IAB Lantai 3 Unsoed.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Suroso, S.T., M.Eng., IPU. Kehadiran pimpinan universitas dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi bahasa Inggris untuk mendukung daya saing lulusan, mobilitas akademik, serta perluasan akses terhadap pendidikan dan peluang profesional di tingkat internasional.
“Keberadaan UPA Bahasa sebagai pusat tes TOEFL iBT merupakan salah satu bentuk dukungan Unsoed dalam mempersiapkan sivitas akademika menghadapi kebutuhan akademik dan profesional di tingkat global. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat luas,” ujar Prof. Suroso.
Kepala UPA Bahasa Unsoed, Rizki Februansyah, S.S., M.A., M.Pd., dalam sambutannya turut menyoroti pentingnya pengembangan layanan kebahasaan untuk mendukung kebutuhan sivitas akademika dan masyarakat. Keberadaan pusat tes TOEFL iBT di Purwokerto diharapkan mempermudah akses pengujian kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional, khususnya bagi masyarakat di wilayah Barlingmascakeb yang meliputi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.
Sosialisasi ini menghadirkan Steeven Geraldio, Marketing Communication IIEF, sebagai narasumber yang memperkenalkan TOEFL iBT serta pemanfaatannya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari studi lanjut dan beasiswa hingga pengembangan karier internasional.
Dalam pemaparannya, peserta juga memperoleh informasi mengenai pembaruan sistem TOEFL iBT yang mulai diterapkan pada Januari 2026. Pembaruan tersebut mencakup penyesuaian bentuk tugas pengujian dengan penggunaan bahasa Inggris yang lebih aktual, penerapan multistage adaptive testing pada bagian Reading dan Listening, serta penggunaan skala skor 1–6 yang diselaraskan dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).
Pemahaman terhadap format dan sistem penilaian terbaru diharapkan membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih terarah dalam menghadapi tes TOEFL iBT sesuai kebutuhan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Unsoed mendorong optimalisasi layanan UPA Bahasa sebagai bagian dari ekosistem akademik yang mendukung internasionalisasi. Selain memperluas akses terhadap sertifikasi bahasa Inggris, keberadaan pusat tes tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan sivitas akademika dalam mengikuti program pendidikan, pertukaran akademik, dan kolaborasi internasional.
Sinergi antara universitas, UPA Bahasa, dan IIEF diharapkan terus berkembang untuk memperkuat kualitas layanan akademik sekaligus memperluas kesempatan masyarakat dalam mengakses pengujian bahasa Inggris berstandar internasional.
#unsoedberdampak




