[Unsoed, [15/4/2025] Dharma Wanita Persatuan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal pada Rabu (15/4/2026). Acara ini berlangsung di Graha Widyatama Prof. Misman Unsoed dan dihadiri oleh Rektor Unsoed beserta jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro Umum dan Keuangan, serta anggota Dharma Wanita Persatuan Unsoed.
Rangkaian acara disusun tidak hanya sebagai bentuk peringatan, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan pembelajaran. Dimulai dari laporan ketua panitia, sambutan, pembacaan riwayat RA Kartini, hingga tausiah dan sesi berbagi ilmu. Kegiatan partisipatif seperti lomba olahan makanan berbahan dasar singkong dan lomba menjahit jarit turut menambah dinamika acara, sekaligus menjadi bentuk konkret pemberdayaan dan pelestarian budaya.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Inspirasi Bangsa di Era Modern dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan”, kegiatan ini tidak hanya mengangkat semangat Kartini sebagai simbol, tetapi juga mengaitkannya dengan isu yang dekat dengan kehidupan sehari hari, yaitu ketahanan pangan dalam lingkup keluarga dan masyarakat.
Ketua panitia, Dr. Rini Puji Prayitno, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan memang dirancang agar memiliki keterkaitan dengan peran perempuan yang semakin kompleks saat ini.
“Kartini adalah semangat untuk terus memberi kontribusi, baik di keluarga, masyarakat, maupun lingkup yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar dan berbagi yang relevan dengan peran perempuan saat ini,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsoed, Ny. Susianti Akhmad Sodiq, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dari lingkup paling kecil, yaitu keluarga.
“Hari Kartini mengingatkan kita bahwa setiap perempuan tidak boleh berhenti bermimpi dan mengabdi. Ketahanan pangan adalah hal yang sangat dekat dengan perempuan, karena kunci kedaulatan pangan ada di tangan ibu. Kita adalah Kartini di era sekarang, yang dituntut mampu membaca peluang dan mengikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.
Penegasan tersebut kemudian diperkuat oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng., yang melihat semangat Kartini juga relevan dalam konteks pendidikan masa kini, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi generasi baru.
“Kita mengenal RA Kartini sebagai pahlawan, terutama dalam bidang pendidikan. Hari ini, tantangan kita berkembang, termasuk dalam aspek literasi teknologi yang harus dikuasai generasi sekarang. Saya juga mengapresiasi seluruh panitia dan anggota Dharma Wanita atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai momentum untuk terus berkembang,” tuturnya.
Sebagai bagian rangkaian acara, tausiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno memberikan penguatan nilai-nilai reflektif, sekaligus melengkapi suasana halal bihalal yang menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Unsoed berharap semangat Kartini tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi terus hidup dalam praktik sehari hari, khususnya dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ketahanan pangan dan sumber inspirasi bagi generasi masa kini.

