[unsoed.ac.id, Sel, 14/4/2026] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi sekaligus pengukuhan Pengurus Paguyuban Purna Karya Utama (PPKU) Unsoed Periode 2026–2029 pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rubijanto Misman dan dihadiri oleh Rektor Unsoed serta seluruh pengurus paguyuban purna Unsoed.
Acara diawali dengan sambutan Ketua PPKU Unsoed demisioner, Moelyo Wahyadi, yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kontribusi purna karya bagi kemajuan institusi. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Moelyo Wahyadi masih akan melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua PPKU hingga periode 2029.
“Paguyuban Purna Karya Utama bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk terus berkontribusi dalam mendukung kemajuan Unsoed melalui pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para purna karya,” ujarnya.Selanjutnya, Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif para purna karya dalam menjaga nilai-nilai dan tradisi akademik di lingkungan kampus.
“Kami sangat mengapresiasi keberadaan PPKU sebagai mitra strategis universitas. Para purna karya memiliki peran penting dalam memberikan teladan serta menjaga kesinambungan nilai-nilai luhur yang telah dibangun di Unsoed,” tuturnya.
Setelah prosesi pengukuhan pengurus PPKU Periode 2026–2029, acara dilanjutkan dengan hikmah silaturahmi yang disampaikan oleh Ahmad Yusuf Prasetyawan. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk mempererat ukhuwah dan menjaga nilai kebersamaan.
“Silaturahmi bukan hanya memperpanjang usia dan melapangkan rezeki, tetapi juga memperkuat ikatan batin yang menjadi fondasi penting dalam membangun kebersamaan dan keberkahan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Paguyuban Purna Karya Utama Unsoed dapat terus menjadi wadah yang solid dalam mempererat hubungan antaranggota serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan universitas di masa mendatang.
#unsoedberdampak #sdgs4 #sdgs16 #sdgs17

