Publish: 27 Agustus 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
unsoed.ac.id, Kam, 27/8/26] Pusat Inkubator Bisnis (PIB) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menggelar Bootcamp Inkubasi bertajuk Ignition to Scale: Transforming Student & Local Ventures into Investment-Ready Businesses. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan di Gedung Integrated Academic Building (IAB) UNSOED dan Rumah BUMN Purwokerto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PIB LPPM UNSOED dalam memperkuat kapasitas mahasiswa, pelaku usaha lokal, dan tenant inkubator agar mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional, adaptif, dan memiliki kesiapan untuk mengakses investasi.
Kepala LPPM UNSOED, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari komitmen UNSOED dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di Banyumas dan sekitarnya.
“Melalui program pelatihan ini, UNSOED berkomitmen tidak hanya mencetak wirausahawan baru, tetapi juga mendorong para pelaku usaha lokal serta mahasiswa agar memiliki mindset global, tata kelola yang profesional, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Prof. Elly.
Bootcamp diikuti 20 tenant inkubasi yang telah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari penyusunan model bisnis, legalitas, pengelolaan keuangan, pemasaran, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga strategi ekspansi bisnis.
Ketua Pusat Inkubator Bisnis LPPM UNSOED, Dr. Ir. Nur Wijayanti mengatakan, pelaksanaan bootcamp merupakan tahap awal dari rangkaian pembinaan yang akan dilanjutkan melalui pendampingan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan para tenant tidak hanya berhenti pada tahap konsep, tetapi benar-benar mampu mengeksekusi bisnisnya secara profesional,” ujar Nur Wijayanti. Setelah menyelesaikan bootcamp, para tenant akan mengikuti tahapan pendampingan melalui coaching bersama mentor. Pendampingan juga mencakup fasilitasi legalitas serta pembukaan akses business matching dengan investor, perbankan, dan jaringan industri.
Dalam kegiatan tersebut, PIB LPPM UNSOED menghadirkan sejumlah praktisi dari berbagai bidang sebagai narasumber. Peserta memperoleh materi mengenai ketahanan mental dalam berwirausaha, kesiapan usaha dalam menjalin kerja sama dengan perbankan, pemanfaatan kecerdasan buatan, eksekusi produk, pemasaran dan penjualan, digitalisasi usaha, hingga strategi meningkatkan skala bisnis.
Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan cash flow, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pemetaan persaingan, serta penguatan value proposition. Pembekalan tersebut diarahkan untuk membantu peserta meningkatkan daya saing produk dan memperkuat fondasi bisnis.
Melalui program inkubasi tersebut, PIB LPPM UNSOED mendorong para tenant untuk tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga memiliki kesiapan dalam memperluas pasar serta membangun kerja sama dengan investor dan mitra industri. Bootcamp Inkubasi PIB LPPM UNSOED diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan UNSOED dan wilayah Banyumas. Program ini sekaligus mendorong usaha mahasiswa dan UMKM lokal agar mampu berkembang, naik kelas, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.




