Publish: 16 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 16/10/26] Plt Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., meresmikan Gedung Layanan Pembelajaran Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsoed, Jumat (16/10/2026). Kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi ruang pengembangan kreativitas, kolaborasi, dan pelestarian budaya di lingkungan kampus.
Dekan FIB Unsoed, Prof. Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M.Hum., mengatakan pembangunan gedung tersebut dipersiapkan selama dua tahun untuk merespons peningkatan kuota dan minat calon mahasiswa FIB yang terus bertambah setiap tahun. Kebutuhan ruang pembelajaran yang memadai juga menjadi penting di tengah sejumlah dosen FIB yang sedang melanjutkan studi doktoral.
Ia berharap fasilitas baru ini dapat mendorong seluruh sivitas akademika FIB meningkatkan kinerja dan berkontribusi dalam pencapaian cita-cita program studi, fakultas, serta universitas.
“Dengan adanya fasilitas baru ini, kami berharap keluarga besar FIB semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan fakultas dan universitas,” ujarnya.
Prof Ely juga menyampaikan komitmen FIB untuk menindaklanjuti arahan Rektor melalui pengembangan Pojok Budaya yang akan ditempatkan di ruang teater gedung baru. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan, mendiskusikan, dan mengembangkan kekayaan budaya, khususnya kearifan lokal Banyumas.
Dalam kesempatan itu, Dekan FIB turut memperkenalkan semangat fakultas melalui salam khas “Berbudaya, Kreatif, Mendunia”. Berbudaya berarti menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, peradaban manusia, etika, dan ilmu humaniora. Kreatif dimaknai sebagai kemandirian dan kolaborasi dalam riset, pengajaran, serta pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung visi dan misi Unsoed. Sementara itu, Mendunia mencerminkan kesiapan untuk berkontribusi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Dari sisi pembangunan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir. Gatot Heri Sudibya, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pembangunan gedung melalui proses bertahap sejak tahun anggaran 2025. Pada tahap pertama, pekerjaan mencakup pembangunan struktur dan sebagian sistem mechanical electrical. Tahap kedua dilaksanakan berdasarkan kontrak tertanggal 29 April 2026 untuk menyelesaikan pembangunan gedung.
“Meskipun baru diresmikan, gedung ini sudah mulai dimanfaatkan oleh mahasiswa FIB untuk kegiatan Ujian Tengah Semester (UTS). Saat ini, gedung masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak kontraktor selama 180 hari kalender, terhitung sejak 1 Oktober,” ungkap Gatot.
Sementara itu, Plt Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari Dekan FIB, para wakil rektor, PPK, Satuan Pengawas Internal (SPI), Unit Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa (UPBJ), tim pengawas, hingga mitra kerja.
Dalam sambutannya, Prof Ali Rokhman menekankan empat pilar penguatan universitas, yakni bertumbuh, berkualitas, berintegritas, dan berdampak. Pilar bertumbuh diwujudkan melalui penambahan fasilitas yang sejalan dengan peningkatan jumlah mahasiswa. Namun, pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan pengawalan mutu pembelajaran agar target Indikator Kinerja Utama (IKU) dan akreditasi tetap tercapai.
Pilar berintegritas menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan serta pengelolaan fasilitas, sekaligus mendukung upaya Unsoed mewujudkan Zona Integritas. Adapun pilar berdampak menempatkan pengembangan kampus sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk melalui efek berganda terhadap kehidupan sosial dan ekonomi di wilayah Banyumas.
Terkait pengembangan Pojok Budaya, Prof Ali Rokhman menyambut kesiapan FIB untuk menjadi garda terdepan dalam pelestarian kearifan lokal. Kehadiran ruang tersebut diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam merawat budaya daerah sekaligus mengembangkannya melalui kegiatan akademik dan kreativitas mahasiswa.
Melalui fasilitas ini, Unsoed berupaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




