Publish: 28 Oktober 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Rab, 28/10/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Yayasan Benih Baik Indonesia melalui BenihBaik.com, dan Indomaret menjajaki kolaborasi pemberdayaan kelompok tani di Kabupaten Banyumas. Langkah awal kerja sama tersebut dilakukan melalui survei dan diskusi di Ruang Pertemuan Lantai 2 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan program, koordinasi antarmitra, serta identifikasi kebutuhan kelompok tani sebagai dasar penyusunan intervensi yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menyinergikan peran perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga sosial dalam meningkatkan kapasitas serta kemandirian petani.
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program pemberdayaan petani sejalan dengan peran Unsoed dalam mendorong pengembangan potensi perdesaan dan mewujudkan manfaat nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Kita punya mimpi itu, kita menjadi pengawal desa, itu menjadi desa mandiri. Dan saya kira ini salah satu rintisan yang sangat baik,” ujar Prof. Ali.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan mitra dunia usaha perlu diarahkan pada upaya yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, potensi lokal diharapkan dapat dikembangkan secara optimal untuk mendukung kemandirian desa, termasuk dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kepala LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan potensi akademik, dunia usaha, dan inisiatif sosial dalam sebuah program pemberdayaan yang berkelanjutan. Ia berharap kerja sama yang dibangun dapat menghasilkan kegiatan produktif yang saling mendukung dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Elly juga menyampaikan apresiasi kepada Prof. Condro Wibowo, S.TP., M.Sc., Ph.D., dosen Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Unsoed, beserta para dosen lainnya yang turut mendukung inisiatif kolaborasi tersebut. Dalam hal ini, LPPM berperan menghubungkan potensi sumber daya akademik Unsoed dengan kebutuhan masyarakat melalui perancangan dan pelaksanaan program pengabdian.
Founder Yayasan Benih Baik Indonesia, Andy F. Noya, menjelaskan bahwa program pemberdayaan kelompok tani tersebut merupakan kolaborasi antara BenihBaik.com dan Indomaret. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas petani melalui peningkatan keterampilan, pengetahuan, serta kemampuan mengelola usaha tani secara berkelanjutan.
“Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, serta membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani beserta keluarganya,” ujar Andy.
Berdasarkan kunjungan awal ke sejumlah desa, BenihBaik.com berencana menetapkan satu desa di Kecamatan Sumbang sebagai lokasi percontohan program. Penentuan lokasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan hasil survei dan kajian kebutuhan agar program yang dirancang sesuai dengan potensi serta permasalahan yang dihadapi kelompok tani setempat.
Dari pihak Indomaret, perwakilan perusahaan menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang dan tidak terbatas pada satu periode pelaksanaan. Apabila program awal menunjukkan hasil yang positif, cakupan pemberdayaan berpeluang diperluas ke desa-desa lainnya.
“Tujuan kami sebetulnya seperti itu, tidak muluk-muluk, tapi bagaimana ekonomi petanian ini bisa kita intensifkan dengan tujuan meningkatkan income para petani dan memberdayakan para petani sehingga paling tidak pengangguran-pengangguran itu bisa kita minimalisasi,” jelas perwakilan Indomaret.
BenihBaik.com merupakan platform penggalangan dana publik yang didirikan Andy F. Noya pada 2019. Platform ini menjalankan berbagai program sosial yang mencakup bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.
Kegiatan survei dan diskusi tersebut turut dihadiri Wakil Rektor IV Unsoed, Prof. Dr. Eko Suyono, S.E., M.Si., Ak.; Sekretaris LPPM Unsoed, Dr. Sri Wahyu Handayani, S.H., M.H.; para dosen Unsoed; serta Tim Muda Tani. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pemberdayaan kelompok tani dan pengembangan ekonomi perdesaan di Kabupaten Banyumas.
#unsoedberdampak




