Publish: 4 November 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Rab, 4/11/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menerima audiensi PT Wiyata Indo Global bersama enam perwakilan perusahaan Jepang di Gedung Rektorat Unsoed, Rabu (4/11/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan program magang mahasiswa Unsoed di Jepang, termasuk pengalaman mahasiswa yang telah terlibat dalam berbagai pekerjaan teknis di bidang instalasi dan pemeliharaan lampu lalu lintas.
Audiensi dihadiri Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Biro Keuangan dan Umum, serta Ketua Tim Bidang Kerja Sama. Dari PT Wiyata Indo Global hadir Direktur Operasional Mrs. Marnarita Yarsi, Komisaris Mr. Heryadi Ridwan, dan Koordinator Operasional Ms. Salsabila Putri Apriani. Sementara itu, enam perwakilan perusahaan Jepang yang hadir yakni Mr. Seiichi Takeno, President Director Tokiwa Dengyo Co., Ltd.; Mr. Mitsuaki Furuichi, Komisaris Utama Shinkowa Co., Ltd.; Mr. Haruki Furuichi, President Director Shinkowa Co., Ltd.; Mr. Eiichi Arai, President Director Arai Denki Kogyo Co., Ltd.; Mr. Tatsuya Tanaka, Section Manager Dewey Technical Co., Ltd.; serta Mr. Masahito Ichikawa, President Director Naigai Co., Ltd.
Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan PT Wiyata Indo Global bersama para mitra perusahaan dari Jepang. Ia menyambut baik peluang kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja di luar negeri.
“Unsoed menyambut baik peluang kerja sama dengan PT Wiyata Indo Global dan mitra dari Jepang. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kompetensi, serta mengenal budaya dan standar profesional di lingkungan kerja global,” ujar Rektor.
Sambutan berikutnya disampaikan Direktur Operasional PT Wiyata Indo Global, Mrs. Marnarita Yarsi. Ia menyampaikan bahwa program magang di Jepang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung sekaligus mengembangkan keterampilan teknis, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja profesional.
“Kami berharap kerja sama dengan Unsoed dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti program magang di Jepang. Pengalaman bekerja secara langsung di perusahaan Jepang diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengalaman internasional yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” ungkap Marnarita.
Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pelaksanaan program magang mahasiswa Unsoed di Jepang. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai pengalaman mahasiswa selama bekerja di perusahaan mitra, khususnya keterlibatan mereka dalam pekerjaan teknis yang berkaitan dengan instalasi dan pemeliharaan fasilitas lampu lalu lintas.
Adapun pekerjaan yang dilakukan mahasiswa meliputi penggantian bola lampu lalu lintas, pelepasan dan pemindahan tiang lampu lalu lintas lama, pemasangan tiang dan perangkat lampu lalu lintas, perakitan komponen lampu lalu lintas, serta instalasi kelistrikan. Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan pembersihan perangkat lampu lalu lintas, pengisian bahan bakar generator, dan berbagai pekerjaan teknis pendukung lainnya.
Pembahasan tersebut memberikan gambaran mengenai keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan kerja industri di Jepang, termasuk penerapan keterampilan teknis, kedisiplinan, tanggung jawab, dan standar keselamatan kerja. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung yang melengkapi kompetensi akademik mahasiswa dengan keterampilan praktis sesuai kebutuhan dunia industri. Melalui audiensi ini, Unsoed berharap sinergi dengan PT Wiyata Indo Global dan perusahaan mitra Jepang dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, tetapi juga memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing global.
#unsoederdampak




