[unsoed.ac.id, Jum, 19/6/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui keterlibatannya dalam Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) di Desa Alangamba, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Unsoed berhasil meraih dua penghargaan bergengsi.
Penghargaan diberikan pada Seminar Nasional Hasil Pelaksanaan Program Kosabangsa yang diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis (18/6/2026).
Dalam ajang yang diikuti oleh perguruan tinggi penerima hibah Kosabangsa Tahun Anggaran 2025 dari seluruh Indonesia tersebut, program pendampingan masyarakat yang dijalankan bersama Universitas Al Irsyad Cilacap (UNAIC) berhasil meraih:
- Juara 1 Kategori Poster Informasi dan Kreativitas Visual Terbaik
- Juara 2 Kategori Dampak Pemberdayaan dan Keberlanjutan Masyarakat Terbaik
Prestasi ini menjadi pengakuan nasional atas keberhasilan program dalam menghadirkan inovasi sekaligus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Program Kosabangsa di Desa Alangamba merupakan hasil kolaborasi antara tim pelaksana dari UNAIC yang dipimpin oleh Tatang Tajudin, M.Farm., dengan tim pendamping dari Unsoed yang diketuai oleh Prof. Juni Sumarmono, didampingi Prof. Ahadiyat Yugi Rahayu, dan Dr. Dian Purnomo Jati.
Selama enam bulan pelaksanaan program, tim berhasil mendampingi peternak kambing Etawa yang tergabung dalam Wijaya Makmur Farm untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat. Berbagai inovasi diterapkan, mulai dari modernisasi tata laksana pemeliharaan kambing Etawa, pengembangan produk olahan susu bernilai tambah, hingga pengolahan limbah peternakan menjadi kompos yang ramah lingkungan.
Ketua tim pendamping Unsoed, Prof. Juni Sumarmono, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Kami percaya bahwa hasil riset dan keilmuan harus hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan aktif masyarakat Desa Alangamba, khususnya kelompok mitra yang dipimpin oleh Bapak Ginting serta dukungan penuh dari Kepala Desa Alangamba, Tohirin, S.H., yang bersama-sama mengawal implementasi program hingga mencapai hasil yang membanggakan.
Dua penghargaan nasional yang diraih semakin memperkuat komitmen Unsoed dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak, sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan yang nyata, berkelanjutan, dan diakui di tingkat nasional.
#unsoed1963#merdekamaumendunia#berdampak#sdgs4#sdgs8#sdgs17
