Publish: 21 Juli 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 21/7/26] Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terus memperkuat tata kelola arsip sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan terdigitalisasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Percepatan Penyelenggaraan Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) yang diselenggarakan pada Selasa (21/7/2026) di Gedung Rektorat Unsoed. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum., para dekan, para wakil dekan, serta seluruh Laskar Arsip Unsoed yang berasal dari berbagai fakultas dan unit kerja. Workshop menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Prof. Kuat Puji Prayitno menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan pelaksanaan program, tetapi juga oleh pengelolaan arsip yang baik sebagai bukti akuntabilitas dan sumber informasi organisasi. "Sebuah perencanaan yang baik harus ditopang oleh tiga hal yang saling berkaitan, yaitu perencanaan yang matang, pelaksanaan yang berkualitas, dan pengelolaan kearsipan yang tertib. Arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan, tetapi menjadi memori institusi, dasar pengambilan keputusan, sekaligus bentuk pertanggungjawaban atas setiap program yang dilaksanakan. Karena itu, penguatan budaya tertib arsip harus menjadi komitmen bersama di seluruh unit kerja Unsoed," ujarnya.
Ia berharap implementasi SIKN dan JIKN mampu meningkatkan kualitas tata kelola arsip di lingkungan Unsoed sehingga informasi kearsipan dapat dikelola secara lebih efektif, terintegrasi, dan mudah diakses sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat implementasi SIKN dan JIKN, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pernyataan Komitmen Percepatan Implementasi SIKN dan JIKN antara Universitas Jenderal Soedirman dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi antara perguruan tinggi dan ANRI dalam mendukung transformasi pengelolaan arsip nasional berbasis digital.
Pada kesempatan yang sama, Unsoed juga mengumumkan pemenang Lomba Penulisan Opini Berdampak bagi Tenaga Kependidikan dengan tema "Peduli Arsip". Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran serta budaya literasi kearsipan di lingkungan universitas. Adapun para pemenang lomba tersebut adalah: • Juara I: Rakhmi Agustiyani, S.ST.Ars. (Badan Pengembang Usaha) • Juara II: Bagus Hadi Wicaksono, S.Kom. (Biro Keuangan dan Umum) • Juara III: Afifah Mariana, S.Si. (Fakultas Biologi) • Juara Harapan I: Soiman, S.Pust. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) • Juara Harapan II: Miati Khasanah, S.H. (Biro Keuangan dan Umum) • Juara Harapan III: Eling Kurniawan, S.H. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Rangkaian workshop kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton, S.H., M.H., mengenai strategi percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN). Dalam paparannya, Rudi menekankan pentingnya komitmen pimpinan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi arsip, serta integrasi sistem informasi sebagai faktor utama keberhasilan penyelenggaraan kearsipan nasional.
Menurutnya, implementasi SIKN dan JIKN tidak hanya bertujuan mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai regulasi, tetapi juga meningkatkan keterbukaan informasi, efisiensi layanan, serta menjaga memori kolektif bangsa melalui pengelolaan arsip yang profesional. Melalui workshop ini, Unsoed semakin mempertegas komitmennya dalam membangun sistem kearsipan modern yang terintegrasi dengan sistem kearsipan nasional. Sinergi antara Unsoed dan ANRI diharapkan mampu mempercepat implementasi SIKN dan JIKN di lingkungan universitas sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.




