Publish: 1 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 1/9/26] Plt Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed di Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan supervisi kegiatan PPK Ormawa di desa tersebut, Selasa (1/9).
PPK Ormawa yang telah dilaksanakan sejak Juni 2026 tersebut mengangkat topik Desa Konservasi dan Tanggap Bencana. Program dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana sekaligus mendorong upaya pelestarian lingkungan di Desa Windujaya.
Desa Windujaya memiliki karakteristik wilayah yang didominasi kawasan perbukitan dengan kemiringan lahan yang bervariasi. Kondisi tersebut menjadikan wilayah desa memiliki potensi bencana, khususnya tanah longsor. Melalui PPK Ormawa, mahasiswa BEM Unsoed bersama masyarakat mengembangkan sejumlah kegiatan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
Beberapa kegiatan yang telah dilakukan meliputi edukasi tanggap bencana bagi masyarakat, siswa, dan guru di sekolah, penanaman pohon untuk membantu mencegah erosi, pemasangan alat pendeteksi potensi bencana seperti gempa bumi dan tanah longsor, serta pembuatan kentongan sebagai salah satu sarana peringatan dini berbasis kearifan lokal.
Dalam kunjungannya, Prof. Ali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Windujaya dan para mitra yang telah mendukung mahasiswa selama pelaksanaan program. Ia berharap berbagai inisiatif yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dengan melibatkan masyarakat serta berbagai pihak terkait.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Windujaya, para mitra, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan PPK Ormawa ini. Apa yang dilakukan mahasiswa tidak hanya menjadi pembelajaran bagi mereka, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan menjaga lingkungan,” ujar Prof. Ali.
Prof. Ali menekankan bahwa upaya penanggulangan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki peran penting dalam memberikan dukungan melalui pengetahuan, teknologi, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk perguruan tinggi seperti Unsoed, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya. Karena itu, hasil dari kegiatan ini perlu terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” katanya.
Setelah mengikuti presentasi perkembangan kegiatan yang disampaikan Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa, Pamungkas, Plt Rektor Unsoed bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pelaksanaan program.
Kunjungan lapangan dilakukan ke tiga lokasi kegiatan dengan didampingi Kepala Desa Windujaya Agus, Sekretaris Desa Sunaryo, serta mahasiswa pelaksana. Kondisi geografis Desa Windujaya yang berbukit dan memiliki medan cukup terjal membuat rombongan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau sejumlah lokasi kegiatan.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari supervisi untuk melihat secara langsung implementasi program sekaligus berdialog dengan mahasiswa dan mitra mengenai perkembangan kegiatan di lapangan.
PPK Ormawa BEM Unsoed merupakan salah satu tim yang lolos seleksi pendanaan tingkat nasional melalui program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan topik Desa Konservasi dan Tanggap Bencana.
Secara umum, PPK Ormawa bertujuan memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sebagai wahana pembelajaran bagi mahasiswa. Program tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan hard skills dan soft skills mahasiswa secara integratif melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, program di Desa Windujaya berlangsung selama kurang lebih lima bulan, mulai Juni hingga Oktober 2026. Selama kegiatan, mahasiswa tinggal di posko yang disediakan oleh Pemerintah Desa Windujaya.
Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa, Pamungkas, yang dibimbing Dosen Pendamping Kunandar Prasetyo, S.P., M.P., menyampaikan bahwa pelaksanaan program telah mencapai sekitar 90 persen. Kegiatan tersebut didukung melalui pendanaan Belmawa, Unsoed, serta kontribusi dari sejumlah mitra dalam bentuk donasi.
Kunjungan Plt Rektor Unsoed didampingi Ketua Pengelola PPK Ormawa Unsoed Suryanto, SKM., MSc., Subbidang Kemahasiswaan Anjar Prawoto, S.H., serta perwakilan Humas Unsoed. Hadir pula Kepala Desa Windujaya Agus beserta perangkat desa dan para mitra kegiatan. #unsoedberdampak




