Publish: 4 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jumat, 4/9/2026] – Tim Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendapat apresiasi dan sertifikat atas kontribusi serta partisipasinya dalam kegiatan Magang Mahasiswa Bidang Efisiensi Energi (M2BEE) periode April–Juni 2026.
Selain kepada mahasiswa, piagam apresiasi juga diberikan kepada Pengelola Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsoed. Apresiasi tersebut diserahkan dalam rangkaian The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (3/9/2026).
Program M2BEE merupakan hasil kolaborasi Direktorat Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) dengan UK PACT (United Kingdom Partnering for Accelerated Climate Transitions), IREEM (Institute for Natural Resources, Energy, and Environmental Management), serta LSP HAKE (Lembaga Sertifikasi Profesi Himpunan Ahli Konservasi Energi).
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Indonesia, termasuk tujuh mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro Unsoed. Dalam pelaksanaannya di Unsoed, tim melakukan audit energi level 2 terhadap dua gedung, yakni Gedung RSGMP serta gedung baru LPMPP. Selain menghasilkan dokumen dan rekomendasi audit energi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa terkait praktik konservasi dan efisiensi energi.
Hal ini secara tidak langsung mendukung perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Hadir mewakili Unsoed dalam acara penyerahan apresiasi tersebut adalah Naufal Dwi Amasnanda (Teknik Elektro 2023) selaku perwakilan tim mahasiswa peserta M2BEE; Direktur RSGMP Unsoed, drg. Irfan Dwiandhono, Sp.KG., M.Biomed., FIHFAA., selaku perwakilan pengelola gedung; serta Ir. Yogi Ramadhani, S.T., M.Eng., IPP. dosen Teknik Elektro Fakultas Teknik Unsoed selaku dosen pembimbing lapangan.
Pada sesi penganugerahan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, B.A., Ph.D., menyerahkan sertifikat magang secara langsung kepada perwakilan mahasiswa, Naufal Dwi Amasnanda. Selanjutnya, Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., menyerahkan piagam apresiasi kepada Direktur RSGMP Unsoed sebagai perwakilan pengelola gedung yang menjadi objek audit energi.
Direktur RSGMP Unsoed, drg. Irfan Dwiandhono, menyampaikan bahwa keterlibatan RSGMP dalam program ini adalah wujud nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung penerapan prinsip efisiensi dan konservasi energi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.
“Efisiensi energi bukan hanya tentang mengurangi penggunaan energi, tetapi juga bagaimana kita membangun budaya pengelolaan fasilitas yang lebih bijak, efektif, dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan semangat mewujudkan pengelolaan fasilitas kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada mutu pelayanan, tetapi juga pada keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar drg. Irfan.
Sementara itu, Ir. Yogi Ramadhani, S.T., M.Eng., IPP., menambahkan bahwa program M2BEE memberikan manfaat besar karena mempertemukan teori akademik dengan persoalan nyata di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unsoed. Kolaborasi seperti ini penting karena menghasilkan pembelajaran sekaligus memberikan masukan strategis untuk meningkatkan efisiensi energi di lingkungan rumah sakit, pendidikan, dan perkantoran,” tegasnya.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsoed, Prof. Ir. Juni Sumarmono, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Ditjen EBTKE dan IREEM yang telah memilih gedung LPMPP sebagai lokasi audit.
"LPMPP mendukung penuh seluruh upaya dan program efisiensi energi. Kami menyadari bahwa langkah-langkah efisiensi di tingkat fasilitas ini adalah bagian tak terpisahkan dari agenda besar program transisi energi nasional yang digalakkan pemerintah. Hasil audit energi ini diharapkan menjadi rekomendasi strategis bagi LPMPP untuk mengoptimalkan penggunaan energi gedung agar lebih efisien dan ramah lingkungan ke depannya," jelas Prof. Juni.
Perwakilan mahasiswa Unsoed, Naufal menyatakan bahwa para mahasiswa mendapat banyak pengalaman baru dalam kegiatan M2BEE ini.
“Menurut kami, kegiatan M2BEE memberikan banyak pengalaman dan wawasan baru, terutama tentang pentingnya efisiensi energi. Kegiatan ini juga membuat kami semakin sadar bahwa menghemat energi bukan hanya penting untuk saat ini, tetapi juga untuk menciptakan kehidupan yang lebih berkelanjutan di masa depan,” ujar Naufal.
Keberhasilan kolaborasi dalam program M2BEE ini membuktikan bahwa upaya transisi energi nasional tidak hanya bergantung pada pengembangan sumber energi terbarukan, tetapi juga sangat membutuhkan langkah nyata dalam efisiensi energi yang dimulai dari lingkungan kampus dan fasilitas publik.
#unsoed1963#merdekamajumendunia#berdampak




