Publish: 18 September 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Jum, 18/9/2026] Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyelenggarakan Tablig Akbar bertema “Islam dan Kesehatan” di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang menghadirkan Ustadz Khalid Basalamah ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-25 FK Unsoed.
Tablig Akbar diikuti sivitas akademika Unsoed dan masyarakat umum sebagai ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai keterkaitan nilai-nilai Islam dengan upaya menjaga kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi atas peran pendidikan kedokteran dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan berlandaskan nilai kemanusiaan.
Wakil Dekan Akademik FK Unsoed, Dr. dr. Eman Sutisna, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan seperempat abad perjalanan FK Unsoed. Menurutnya, topik hubungan antara agama dan kesehatan memiliki relevansi yang kuat dalam pendidikan kedokteran.
Dalam pelayanan medis, kata Dr. Eman, pasien tidak hanya dipandang sebagai individu yang mengalami gangguan fisik, tetapi sebagai manusia seutuhnya yang memiliki dimensi psikologis, sosial, moral, dan spiritual.
“Perpaduan antara pemahaman agama dan ilmu klinis diharapkan dapat mencetak lulusan Fakultas Kedokteran yang memiliki profesionalitas tinggi, spiritualitas yang kuat, serta etika dan moral yang mulia,” ujarnya.
Bupati Banyumas yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Sumardi, S.H., menyampaikan apresiasi atas perjalanan 25 tahun FK Unsoed dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Tablig Akbar sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis FK Unsoed. “Momentum 25 tahun ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus peneguhan komitmen dalam membangun pendidikan kedokteran yang berkualitas, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Plt Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., berharap kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Tema kajian mengenai Islam dan kesehatan sangat relevan, baik bagi Fakultas Kedokteran maupun masyarakat umum, karena kesehatan merupakan kebutuhan bersama dan modal utama agar dapat beribadah secara maksimal kepada Allah SWT,” ujar Prof. Ali.
Dalam kajiannya, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat yang perlu dijaga dan disyukuri. Menurutnya, Islam memberikan perhatian terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk cara menjaga kesehatan dan menjalani hidup secara seimbang.
Ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari pola makan, minum, istirahat, hingga hubungan sosial. Menurutnya, fenomena sehat dan sakit juga menjadi bagian dari hikmah kehidupan yang mendorong lahirnya fasilitas kesehatan, institusi pendidikan kedokteran, serta profesi dokter dan tenaga medis.
“Fenomena sehat dan sakit mendorong lahirnya fasilitas kesehatan, institusi pendidikan kedokteran seperti Universitas Jenderal Soedirman, serta profesi dokter dan tenaga medis,” kata Ustadz Khalid.
Melalui kegiatan ini, Dies Natalis ke-25 FK Unsoed diharapkan tidak hanya menjadi peringatan perjalanan institusi, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, membangun karakter, dan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan serta pelayanan kesehatan.
#unsoeda963#merdekamajumendunia#berdampak




