Publish: 21 Juli 2026 - 07.00 WIB - Views Count: 0 Tayangan
[unsoed.ac.id, Sel, 21/7/26] Di tengah pesatnya era globalisasi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali memperluas jangkauan pengabdian masyarakat hingga ke tingkat internasional. Pada periode Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 ini, Unsoed secara resmi mengirimkan 10 mahasiswa terpilih dari berbagai fakultas untuk mengikuti program KKN Internasional di Vietnam selama kurang lebih satu bulan.
Rombongan delegasi Unsoed bertolak menuju Ho Chi Minh City pada Jumat, 10 Juli 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Dalam pelaksanaan program ini, para mahasiswa didampingi oleh dua Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unsoed, yaitu Elpeni Fitrah, Ph.D. dan Kholifatus Saadah, M.Hub.Int. Setibanya di Vietnam setelah menempuh perjalanan udara selama 3 jam, rombongan Unsoed disambut oleh pihak kampus mitra, University of Social Sciences and Humanities (USSH), Vietnam National University (VNU) - Ho Chi Minh Campus, serta bergabung dengan delegasi mahasiswa dari Universitas Mataram (Unram).
Apresiasi Budaya dan Pelepasan Resmi Green Summer Volunteer Campaign Rangkaian acara pembekalan dan pelepasan resmi Green Summer Volunteer Campaign digelar oleh USSH VNU di Ho Chi Minh Campus pada Minggu, 12 Juli 2026. Dalam seremoni tersebut, seluruh peserta KKN dan dosen pendamping dianugerahi kain syal bermotif kotak-kotak khas Vietnam (khăn rằn).
Pemberian kain tersebut mengandung nilai historis dan penghormatan yang tinggi. Secara tradisional, kain motif kotak-kotak tersebut digunakan oleh para petani Viet Cong saat bekerja di ladang, sehingga simbolisasi ini melambangkan kerja keras, kesederhanaan, dan dedikasi pantang menyerah untuk pengabdian masyarakat.
"Syal tradisional yang disematkan kepada kami bukan sekadar pelengkap simbolis, melainkan simbol semangat kesederhanaan, ketangguhan, dan dedikasi kepada rakyat. Hal ini menjadi pengingat bagi mahasiswa Unsoed untuk menyatu dengan masyarakat perdesaan tempat mereka mengabdi," ujar Elpeni Fitrah, Ph.D., Dosen Pendamping KKN Internasional Unsoed.
Pengabdian Nyata di Desa Bàu Lâm dan Kontribusi Terhadap SDGs Pada Senin, 13 Juli 2026, sebanyak 45 relawan gabungan (terdiri dari mahasiswa Unsoed, Unram, dan USSH Vietnam) diberangkatkan menggunakan bus menuju lokasi pengabdian di Desa Bàu Lâm (Bau Lam Commune), sekitar 2 jam perjalanan dari kampus USSH. Rombongan diterima secara resmi oleh jajaran pemerintah daerah di Balai Desa Bàu Lâm sebelum menuju ke penginapan peserta.
Selama berada di lokasi hingga 27 Juli 2026 mendatang, para mahasiswa merancang berbagai kegiatan pengabdian yang secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs). Dalam aspek Pendidikan Berkualitas (SDG 4), para relawan menyelenggarakan program pengajaran bahasa asing dan edukasi anak-anak perdesaan untuk memperluas akses pembelajaran non-formal yang inklusif dan merata selama masa libur sekolah.
Selain itu, pembuatan mural seni edukatif di fasilitas umum desa menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap penyediaan ruang publik yang inklusif dan ramah anak demi mendukung tercapainya Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan (SDG 11). Langkah ini juga beriringan dengan upaya merangsang kreativitas lokal serta meminimalisir keterisolasian informasi, yang sejalan dengan agenda Berkurangnya Kesenjangan (SDG 10) antar-wilayah perkotaan dan perdesaan.
Seluruh aksi sosial ini dibingkai dalam semangat Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17), di mana kolaborasi lintas negara antara Unsoed, Universitas Mataram, dan USSH VNU Vietnam menjadi bukti nyata diplomasi publik dan gotong royong akademis dalam menyelesaikan tantangan sosial di kawasan ASEAN.
Kholifatus Saadah, M.Hub.Int., menambahkan bahwa program ini menjadi wahana konkret bagi mahasiswa untuk mempraktikkan diplomasi jalur kedua (track-two diplomacy) sekaligus mempererat tali persahabatan antar-bangsa. Dengan semangat "Unsoed Maju Terus, Pantang Menyerah", KKN Internasional 2026 ini diharapkan mampu melahirkan lulusan berwawasan global, berempati tinggi, dan siap menjadi agen perubahan sosial.




